Kamis,
13 September 2012.
Jalan Panglima Sudirman di tutup.
Salah satu rangkaian HUT Kota Probolinggo ke-653
tanggal 14 September 2012 digelar Konser yang mendatangkan Grup band ternama
ibu kota (D’BAGINDAS) yang akan memeriahkan suasana kemeriahan disana. Yang
digelar di depan PEMKOT Kota Probolinggo sekitar pukul 20.00 WIB.
Jum at, 14 September 2012
250 Personel Gabungan Amankan Konser.
Untuk mengamankan konser Band terkenal ibu kota Jum at
14 September 2012 jam 7 malam dalam rangka HUT ke-653 Kota Probolinggo akan dikerahkan
250 personel gabungan dari TNI, Kepolisian, dan Satpol PP Selain itu juga akan
diadakan pengeledahan senjata tajam dan barang-barang terlarang lainnya Hal itu
seperti disampaikan Ketua Humas dan Protokoler Pemerintah Kota Probolinggo
Gatot Wahyudi
Sedangkan menurut personel Event Organizer Acara konser
Niko Agus diperkirakan penonton mencapai 5000 orang lebih yaitu mulai dari
panggung hingga Sumber Hidup jl. Dr. Moh Sholeh by: Adhi ( reporter 93 WK FM )
Sabtu, 15 September 2012
Konser digelar, Probolinggo
ricuh.
Dari hasil pantauan reporter 93 WK FM, Adhi dan Tama konser
music yang digelar dalam rangka HUT Probolinggo ke-653 Jum at 14 September 2012
malam di depan kantor Pemkot Jl. Panglima
Sudirman Probolinggo berlangsung ricuh Kericuhan berawal saat penonton berjoget
dan saling menyenggol Dalam kejadian itu sejumlah aparat keamanan segera turun
dan membekuk serta mengamankan tiga remaja yang sedang mabuk yang diduga
sebagai profokator kericuhan
Dan perlu diketahui konser dibuka oleh Wali Kota
Probolinggo H. Bukhori jam 20.15 WIB dengan pesan: penonton yang mencapai
10.000 lebih itu, tidak membuat keonaran/ serta ditutup dengan pesta kembang
api Adhi dan Tama (reporter 93 WK FM)
Senin, 17 September 2012
Pemkot Probolinggo
gelar Upacara Unik.
Upacara unik dalam rangka ulang tahun Pemkot Probolinggo ke-653 digelar di
alun-alun kota Probolinggo, Senin
17 September 2012jam 7-8 pagi
Pada uapacara ini semua peserta menggunakan
pakaian adat mulai adat Jawa China dan Arab Bahsa yang digunakan oleh protocol
upacara pun menggunakan bahasa Madura
Sabtu, 22 September 2012
Semaraknya
Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo
Suasana
di kota Probolinggo pada hari Sabtu tgl 22 September 2012 tampak sangat ramai sekali. Di beberapa ruas
jalan utama di kota itu tampak dipadati oleh warga. Mereka tampak antusias
untuk menyaksikan Pawai Budaya yang diadakan sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Jadi Kota
Probolinggo ke 653.
Pawai
Budaya ini diikuti oleh 52 tim yang berasal dari lembaga dan instansi
pemerintah, swasta, warga dan sebagainya. Dalam pawai itu mereka tampil dengan
semaksimal mungkin dalam hal personel, kostum,tata rias, properti dan perlengkapan audio musiknya.
Berbagai
bentuk kesenian tradisional dan budaya khas Probolinggo baik yang tradisional
dan kontemporer ditampilkan dalam acara ini. Aneka bentuk dan warna pada kostum
dan properti yang digunakan oleh peserta menambah semaraknya pawai budaya.
Yang
menarik, dalam pawai budaya ini didominasi oleh properti berupa becak yang dihias dalam berbagai bentuk dan warna. Becak-becak
itu dikendarai oleh para pejabat pemerintaan dan ditumpangi oleh istrinya.
Beberapa diantaranya juga mengajak anak kecilnya.
Adanya
pejabat pemerintahan yang berperan sebagai tukang becak itu seakan menjadi
nostalgia tersendiri bagi Walikota Probolinggo H.M. Bukhori karena dalam
perjalanan karirnya di masa lampau, beliau juga pernah mencari nafkah sebagai
tukang becak juga.
Selain
itu, dilibatkannya becak-becak itu juga sesuai dengan tema dalam pawai budaya
ini yaitu Dari , Oleh dan Untuk Abang Becak. Hal ini tentu menjadi rezeki tersendiri bagi para tukang becak yang ada di
Probolinggo.
Pawai
Budaya ini cukup menarik karena begitu antusiasnya warga dan pejabat di Kota
Mangga ini untuk mengikuti dan menyemarakkan acara.
Web : http://jelajah-nesia.blogspot.com/2012/09/semaraknya-pawai-budaya-hari-jadi-kota.html